WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Stasiun Geofisika Ternate, BMKG Maluku Utara, akan melakukan pengamatan hilal untuk penentuan awal bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah pada Kamis (13/8/2026).
Pengamatan dilakukan di Tower Observatori Hilal Kelurahan Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, dengan sejumlah parameter astronomis yang telah dihitung BMKG sebagai bahan pemantauan hilal.
Berdasarkan informasi BMKG Maluku Utara, tinggi hilal saat Matahari terbenam diperkirakan mencapai 6,62 derajat. Sementara itu, nilai elongasi atau jarak sudut Bulan terhadap Matahari tercatat sebesar 8,03 derajat.
Matahari di wilayah Ternate diperkirakan terbenam pada 18.39.59 WIT, sedangkan Bulan terbenam sekitar 19.11.27 WIT.
Dengan demikian, terdapat selisih waktu antara terbenamnya Matahari dan Bulan atau lag sekitar 31 menit 28 detik.
BMKG juga mencatat fraksi iluminasi Bulan sebesar 0,49 persen, yang menunjukkan bagian permukaan Bulan yang mendapatkan cahaya Matahari pada saat pengamatan.
Sementara itu, waktu ijtimak atau konjungsi tercatat pada 13 Agustus 2026 pukul 02.36.45 WIT. Adapun umur Bulan saat Matahari terbenam mencapai sekitar 16 jam 3 menit 14 detik.
Pengamatan hilal ini menjadi bagian dari pemantauan astronomis BMKG dalam memberikan informasi posisi dan kondisi hilal di wilayah Indonesia.
BMKG sendiri menyediakan sistem informasi observasi hilal untuk mendukung pengamatan awal bulan Hijriah.
Sumber Berita: Wahana Malut






