WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Pemerintah Kota Ternate terus mematangkan persiapan menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII Tahun 2026.
Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, mengecek sejumlah lokasi yang akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rakernas JKPI XII, Jumat (21/8/2026).
Nasri melakukan peninjauan bersama Direktur Eksekutif JKPI Nanang Asfarinal dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Cek Kesiapan Hotel Bela
Rombongan pertama mengunjungi Hotel Bela Ternate yang menjadi salah satu lokasi utama Rakernas JKPI XII.
Hotel Bela juga akan menjadi tempat menginap sejumlah kepala daerah, menteri, wakil menteri, dan pejabat lainnya.
Nasri mengecek langsung kesiapan kamar, venue kegiatan, serta fasilitas pendukung lainnya.
Ia ingin memastikan seluruh kebutuhan peserta siap sebelum para delegasi tiba di Ternate.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Direktur Eksekutif JKPI dan beberapa pimpinan OPD melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik,” ujar Nasri.
Direktur Eksekutif JKPI Nanang Asfarinal menilai persiapan Hotel Bela sudah berjalan dengan baik.
Menurut Nanang, sejumlah kebutuhan utama telah siap. Kebutuhan tersebut mencakup venue seminar, simposium, dan kamar bagi kepala daerah serta pejabat negara.
“Secara keseluruhan, saya menilai persiapannya sudah sangat baik,” jelas Nanang.
Landmark Ternate Masih Dibenahi
Setelah mengecek Hotel Bela, rombongan melanjutkan peninjauan ke Landmark Ternate.
Lokasi tersebut akan menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian Rakernas JKPI XII.
Panitia akan menggunakan Landmark untuk sejumlah agenda. Di antaranya pagelaran budaya dan penyerahan pataka.
Nasri menilai kondisi Landmark sudah cukup baik. Namun, ia masih menemukan beberapa bagian yang membutuhkan pembenahan.
“Di Landmark juga sudah cukup baik. Masih ada beberapa bagian yang perlu diperbaiki dan dipoles oleh instansi terkait,” kata Nasri.
Ia optimistis Pemkot Ternate dapat menyelesaikan pembenahan tersebut sebelum Rakernas berlangsung.
Toilet Jadi Perhatian
Nanang mengatakan pembenahan di Landmark kini tinggal sekitar 10 hingga 15 persen.
Menurutnya, panitia perlu memberi perhatian khusus pada fasilitas toilet dan kamar mandi.
“Yang perlu menjadi perhatian adalah fasilitas toilet karena Landmark merupakan salah satu ikon Ternate dan hampir seluruh peserta akan mampir ke sini,” ungkap Nanang.
Selain fasilitas umum, panitia juga menyiapkan kebutuhan teknis untuk pagelaran budaya dan penyerahan pataka.
Tim dari Bandung akan mengikuti general rehearsal bersama tim di Ternate.
Ternate Siap Sambut Lebih dari 1.000 Peserta
Rakernas JKPI XII diperkirakan menghadirkan lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah.
Karena itu, Pemkot Ternate terus mengecek setiap lokasi yang masuk dalam rangkaian kegiatan.
Nanang optimistis seluruh kekurangan dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan.
“Secara keseluruhan sudah sangat baik. Tinggal kita kejar beberapa kekurangan dalam beberapa hari ke depan agar seluruh venue benar-benar siap dan Ternate dapat menjadi tuan rumah yang baik,” pungkasnya.
Sumber Berita: Wahana Malut






