WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan tinggi gelombang di sejumlah jalur pelayaran Maluku Utara.
Peringatan tersebut berlaku untuk periode Jumat (21/8/2026) hingga Sabtu (22/8/2026) pukul 09.00 WIT.
Dalam prakiraan BMKG, tinggi gelombang di sejumlah jalur pelayaran Maluku Utara berada pada kisaran 0,5 hingga 2 meter.
BMKG mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai potensi peningkatan tinggi gelombang yang dipicu oleh angin kencang.
“Waspada potensi peningkatan tinggi gelombang akibat angin kencang,” demikian rekomendasi peringatan dini BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Baabullah Ternate.
Berdasarkan data BMKG, gelombang maksimum hingga 2 meter berpotensi terjadi di beberapa jalur pelayaran.
Jalur tersebut meliputi Ternate–Batang Dua–Bitung, Ternate–Dama, serta Bacan–Laiwui–Mangole–Sanana.
Sementara itu, sejumlah jalur pelayaran lainnya diprakirakan mengalami gelombang dengan ketinggian maksimum 1,5 meter.
Jalur tersebut antara lain Ternate–Jailolo, Ternate–Sidangoli, Ternate–Hiri, Ternate–Sofifi–Dowora, Ternate–Rum, Ternate–Loleo, Ternate–Moti–Makian–Kayoa–Babang, Tobelo–Daruba Morotai, Tobelo–Subaim, Maba–Buli, Weda–Bisui–Tomara, Weda–Mesa–Patani, Patani–Gebe, Patani–Tobelo, Babang–Saketa, serta Babang–Falabisahaya–Bobong.
BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca di seluruh jalur pelayaran tersebut secara umum cerah hingga berawan.
Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa tinggi gelombang maksimum dapat mencapai dua kali dari nilai yang tercantum dalam prakiraan.
Karena itu, masyarakat, nelayan, maupun operator kapal diimbau memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran, terutama saat angin kencang berpotensi terjadi.
Prakiraan tersebut diterbitkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate pada Kamis (21/8/2026), dan ditandatangani oleh Prakirawan, Muhammad Dzikri Abdul Fattah. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






