WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Kota Ternate bersiap menyambut kedatangan ratusan delegasi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang dijadwalkan mulai tiba pada Rabu (19/8/2026).
Hingga Selasa (18/8/2026), jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 868 orang. Mereka berasal dari 47 pemerintah daerah yang terdiri atas 32 kota dan 15 kabupaten di Indonesia.
Ketua Panitia Rakernas XII JKPI, Rizal Marsaoly, mengatakan gelombang pertama delegasi dijadwalkan tiba melalui jalur laut di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
“Hampir 100 peserta akan tiba besok melalui Pelabuhan Ahmad Yani. Ini menjadi gelombang pertama kedatangan delegasi yang akan mengikuti rangkaian Rakernas,” ujar Rizal, Selasa (18/8/2026).
Menurut Rizal, kesiapan pelaksanaan Rakernas saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Sejumlah agenda utama telah dipersiapkan, sedangkan pekerjaan yang tersisa lebih banyak berkaitan dengan perapian fasilitas dan ruang publik.
“Persiapan sudah hampir 90 persen. Tinggal beberapa perapian fasilitas dan sarana prasarana di ruang publik,” katanya.
Salah satu pekerjaan yang masih dilakukan adalah pengecatan trotoar di sejumlah titik. Sementara kebutuhan untuk agenda utama, mulai dari jamuan makan malam penyambutan hingga rangkaian acara puncak, disebut telah siap.
Dari 47 daerah yang mengirimkan delegasi, panitia mencatat terdapat 58 unsur pimpinan daerah, terdiri atas 37 kepala daerah, 15 wakil kepala daerah, dan enam orang yang mewakili kepala daerah.
Rakernas ini juga dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat, di antaranya Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Kepala Perpustakaan Nasional, dan Kepala Arsip Nasional.
Selain delegasi dari berbagai daerah di Indonesia, dua daerah di Maluku Utara, yakni Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Barat, masing-masing mengirimkan sekitar 40 utusan.
Rizal mengatakan panitia telah melakukan persiapan akomodasi sejak jauh hari untuk mengantisipasi kedatangan ratusan peserta. Sejumlah hotel telah dikonfirmasi, salah satunya Hotel Bela.
“Untuk akomodasi, koordinasi sudah dilakukan sejak sekitar enam bulan lalu. Sekarang LO tinggal memastikan kembali jadwal kedatangan masing-masing kepala daerah dan rombongan,” jelasnya.
Selain agenda persidangan, sejumlah ruang publik di Ternate akan digunakan dalam rangkaian Rakernas. Benteng Oranje dipersiapkan sebagai salah satu lokasi kegiatan utama, Lapangan Ngaralamo untuk pentas karnaval dan pertunjukan seni budaya, sedangkan Hotel Bela menjadi lokasi sidang utama.
Landmark Ternate juga dipilih sebagai lokasi prosesi penyerahan pataka.
Menurut Rizal, kedatangan ratusan delegasi menjadi kesempatan bagi Ternate untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah kepada tamu dari berbagai wilayah Indonesia.
“Ini bukan hanya soal pelaksanaan Rakernas. Kami ingin para peserta yang datang juga melihat langsung Ternate, baik dari sisi sejarah, budaya maupun destinasi wisatanya,” ujarnya.
Dinas Pariwisata Kota Ternate telah melakukan sosialisasi sejumlah destinasi yang dapat dikunjungi peserta di sela-sela agenda Rakernas.
Panitia juga menjadwalkan kegiatan bersih-bersih kota, sekaligus perbaikan minor terhadap sejumlah fasilitas publik.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ratusan orang dan keterlibatan puluhan pemerintah daerah, Rakernas XII JKPI menjadi momentum bagi Ternate untuk menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah sekaligus memperkenalkan potensi kota pusaka kepada peserta dari berbagai daerah. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






