WAHANAMALUT.COM, TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengisi sejumlah jabatan yang kosong. Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman melantik tiga pejabat dalam lingkungan Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, Rabu (9/9/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tidore Kepulauan. Tiga pejabat yang dilantik terdiri dari satu pejabat pimpinan tinggi pratama dan dua pejabat administrator.
Jahra Mandar dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Tidore Kepulauan berdasarkan Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 156.1 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Sementara itu, dua pejabat administrator yang dilantik berdasarkan Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 156.2 Tahun 2026 yakni Nuraen Marajabessy dan Hadija Fabanyo.
Nuraen Marajabessy sebelumnya menjabat sebagai Pengantar Kerja Ahli Muda pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kini ia dipercaya menduduki posisi Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Formal dan Non Formal pada Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan.
Sedangkan Hadija Fabanyo sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM. Ia kini menjabat sebagai Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro pada Dinas Perindagkop dan UMKM.
Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan, jabatan yang diberikan bukan sekadar penghargaan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.
“Amanah yang diberikan ini merupakan tanggung jawab besar untuk menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujar Ahmad.
Ia meminta para pejabat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing, memahami tugas pokok dan fungsi, serta mampu menjadi pemimpin yang memberikan teladan dan menghadirkan inovasi.
Menurutnya, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik semakin tinggi. Birokrasi dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan dan berkualitas.
“Karena itu birokrasi harus terus beradaptasi, meninggalkan pola kerja yang lamban, dan mengedepankan kinerja serta hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Khusus untuk Dinas Dukcapil, Ahmad meminta Jahra Mandar meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan serta memperluas akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan.
Ia menilai administrasi kependudukan merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah.
“Saya berharap Dukcapil terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses layanan administrasi kependudukan, serta memastikan setiap warga memperoleh hak-haknya atas dokumen kependudukan,” katanya.
Ahmad juga mendorong Dukcapil untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta membangun pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Di akhir sambutannya, Ahmad mengingatkan seluruh ASN agar menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik menjaga integritas, loyalitas dan disiplin dalam menjalankan tugas pemerintahan. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






