Mulai 11 September, Aktivitas Pasar hingga Pangkas Rambut di Tidore Dibatasi Tiap Jumat

Rabu, 9 September 2026 - 19:35 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBIJAKAN - Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan. Pemerintah Kota Tidore mulai memberlakukan pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat setiap Jumat, mulai 11 September 2026. (Dok: Istimewa)

KEBIJAKAN - Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan. Pemerintah Kota Tidore mulai memberlakukan pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat setiap Jumat, mulai 11 September 2026. (Dok: Istimewa)

WAHANAMALUT.COM, TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menerbitkan surat edaran terkait pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat pada hari Jumat.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 24 Tahun 2026 tentang Pembatasan Aktivitas Pemerintahan dan Masyarakat pada Hari Jumat.

Ketentuan itu dituangkan dalam Surat Edaran Pemerintah Kota Tidore Kepulauan Nomor 100.2.1/637/01/2026 tertanggal 8 September 2026.

Informasi Wahana Malut

Pembatasan aktivitas mulai diberlakukan pada Jumat, 11 September 2026.

Berdasarkan surat edaran tersebut, aktivitas pemerintah daerah dan masyarakat dibatasi mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIT.

Sementara khusus usaha transportasi darat dan laut yang beroperasi di wilayah Kota Tidore Kepulauan, pembatasan diberlakukan mulai pukul 11.00 hingga 14.00 WIT.

Baca Juga:  Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka 18 Agustus, Ini Jadwal Lengkapnya

Untuk aktivitas pemerintahan, seluruh kegiatan dibatasi sesuai waktu tersebut. Namun, ketentuan ini tidak berlaku bagi rumah sakit, puskesmas, pemadam kebakaran, serta layanan darurat lainnya.

Pembatasan juga menyasar sejumlah aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Di antaranya kegiatan jual beli di pasar dan pusat perbelanjaan, kegiatan usaha di desa dan kelurahan, transportasi darat dan laut, serta aktivitas lain yang menimbulkan keramaian.

Sejumlah jenis usaha juga masuk dalam daftar aktivitas yang dibatasi. Usaha tersebut meliputi kuliner atau restoran, pertokoan, kios, depot, perbengkelan, pangkas rambut, salon, jasa pengiriman, serta usaha lainnya.

Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, mengatakan pembatasan tersebut dimaksudkan untuk memberikan ruang bagi pelaksanaan ibadah sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.

Baca Juga:  Gerai Merdeka DPMPTSP Malut di Ternate Ditutup, Nirwan MT Ali: NIB Jadi Layanan Favorit Warga

Meski demikian, pelayanan publik dan layanan dalam kondisi darurat tetap harus berjalan.

“Pimpinan Instansi Vertikal dan Pimpinan OPD dihimbau agar dapat meneruskan informasi ini dan sosialisasikan kepada masyarakat, Lurah dan Kepala Desa juga demikian, sementara Camat ditugaskan untuk memonitoring pemberitahuan ini ke masyarakat di wilayah masing-masing,” ujar Ismail.

Dengan pemberlakuan aturan tersebut, aktivitas perdagangan, usaha jasa, hingga transportasi di wilayah Kota Tidore Kepulauan akan mengalami pembatasan selama beberapa jam pada setiap Jumat.

Pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa diminta menyampaikan ketentuan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing. (*)

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Ini Kronologi TKA China Meninggal Tenggelam di Goa Boki Maruru Halteng
DBH Provinsi Rp110 Miliar dan TPP ASN Masuk Evaluasi APBD-P Ternate 2026
Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara
KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024
Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi
Ternate Jadi Tuan Rumah TPT ke-35 Perhapi, Mahasiswa Tambang Dibekali Pengalaman Lapangan
Sambut Hari Santri 2026, IAIN Ternate Gelar Lomba Karya Tulis dan Pidato
Baznas Ternate Turun ke TPA Takome, Siapkan Logistik untuk Petugas Pemadam

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:46 WIT

Ini Kronologi TKA China Meninggal Tenggelam di Goa Boki Maruru Halteng

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:40 WIT

DBH Provinsi Rp110 Miliar dan TPP ASN Masuk Evaluasi APBD-P Ternate 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:58 WIT

Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:50 WIT

KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49 WIT

Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!