Peringatan BMKG: Gelombang 2,5 Meter Ancam Perairan Morotai hingga Obi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERINGATAN DINI - Kondisi perairan dengan gelombang yang perlu diwaspadai menyusul peringatan BMKG terkait potensi gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Maluku Utara. (Dok: Wahana Malut/Tia)

PERINGATAN DINI - Kondisi perairan dengan gelombang yang perlu diwaspadai menyusul peringatan BMKG terkait potensi gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Maluku Utara. (Dok: Wahana Malut/Tia)

WAHANAMALUT.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Maluku Utara.

Peringatan tersebut berlaku mulai 13 Agustus 2026 pukul 09.00 WIT hingga 16 Agustus 2026 pukul 09.00 WIT.

Berdasarkan informasi tinggi gelombang yang diterbitkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah Ternate, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan Maluku Utara.

Informasi Wahana Malut

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi tersebut meliputi Perairan Barat Laut Morotai, Perairan Kepulauan Loloda, Perairan Halmahera Barat, Perairan Barat Laut Obi, Perairan Barat Daya Obi, serta Perairan Timur Laut Obi.

Baca Juga:  OJK: Dana Masyarakat di Maluku Utara Tembus Rp19,54 Triliun, Naik 29,5 Persen

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi kondisi angin di wilayah Indonesia bagian utara ekuator yang umumnya bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5–25 knot.

Sementara itu, di wilayah selatan Indonesia, angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 6–30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di Laut Natuna Utara, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa Barat, serta Selat Makassar bagian selatan.

BMKG mengingatkan kondisi gelombang dan angin tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil.

Untuk perahu nelayan, BMKG menyebut kondisi mulai berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Baca Juga:  Ratusan Delegasi Rakernas JKPI Tiba di Ternate Besok, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sementara itu, bagi kapal tongkang, risiko keselamatan pelayaran perlu diwaspadai apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi laut di wilayah yang masuk dalam peringatan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca dan gelombang.

BMKG juga mengimbau para pelaku pelayaran untuk memperhatikan informasi cuaca dan gelombang sebelum melakukan perjalanan, terutama di perairan yang berpotensi mengalami gelombang hingga 2,5 meter.

Peringatan dini ini diterbitkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah Ternate pada 13 Agustus 2026 dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer dan laut. (*)

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra, dan Sarung untuk Warga Goro-Goro
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Halsel, Uang Rp5,7 Juta dan Ijazah Anak Ikut Terbakar
2 Bulan Tanpa Hujan, 4 Wilayah di Maluku Utara Masuk Kekeringan Ekstrem
KUA-PPAS Disepakati, RAPBD Ternate 2027 Masuk Tahap Penyusunan
Wawali Ternate Cek Hotel Bela dan Landmark, Persiapan Rakernas JKPI XII Capai Tahap Akhir
BMKG: Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Seluruh Maluku Utara hingga 22 Agustus 2026
BMKG Waspada Gelombang 2 Meter di Perairan Ternate-Batang Dua-Bitung dan Bacan-Sanana
Ratusan Delegasi Rakernas JKPI Tiba di Ternate Besok, Ini Rangkaian Kegiatannya

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:09 WIT

Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra, dan Sarung untuk Warga Goro-Goro

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:19 WIT

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Halsel, Uang Rp5,7 Juta dan Ijazah Anak Ikut Terbakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:56 WIT

2 Bulan Tanpa Hujan, 4 Wilayah di Maluku Utara Masuk Kekeringan Ekstrem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:10 WIT

Wawali Ternate Cek Hotel Bela dan Landmark, Persiapan Rakernas JKPI XII Capai Tahap Akhir

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIT

BMKG: Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Seluruh Maluku Utara hingga 22 Agustus 2026

Berita Terbaru

EKONOMI - Kepala KPwBI Maluku Utara Handi Susila bersama pelaku UMKM binaan yang mengikuti Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. Dua UMKM wastra Maluku Utara, Putadino Kayangan dan Rapidino, tampil memamerkan produk unggulannya dalam ajang tersebut. (Dok: BI Malut).

Ekonomi

BI Maluku Utara Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat KKI 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 - 08:58 WIT

error: Content is protected !!