Peringatan BMKG: Gelombang 2,5 Meter Ancam Perairan Morotai hingga Obi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERINGATAN DINI - Kondisi perairan dengan gelombang yang perlu diwaspadai menyusul peringatan BMKG terkait potensi gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Maluku Utara. (Dok: Wahana Malut/Tia)

PERINGATAN DINI - Kondisi perairan dengan gelombang yang perlu diwaspadai menyusul peringatan BMKG terkait potensi gelombang hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Maluku Utara. (Dok: Wahana Malut/Tia)

WAHANAMALUT.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Maluku Utara.

Peringatan tersebut berlaku mulai 13 Agustus 2026 pukul 09.00 WIT hingga 16 Agustus 2026 pukul 09.00 WIT.

Berdasarkan informasi tinggi gelombang yang diterbitkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah Ternate, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan Maluku Utara.

Informasi Wahana Malut

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tinggi tersebut meliputi Perairan Barat Laut Morotai, Perairan Kepulauan Loloda, Perairan Halmahera Barat, Perairan Barat Laut Obi, Perairan Barat Daya Obi, serta Perairan Timur Laut Obi.

Baca Juga:  Inflasi Malut 5,72 Persen, Aziz Hasyim Ingatkan Pemda Soal Lonjakan Harga dan Panic Buying

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi kondisi angin di wilayah Indonesia bagian utara ekuator yang umumnya bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5–25 knot.

Sementara itu, di wilayah selatan Indonesia, angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 6–30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di Laut Natuna Utara, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa Barat, serta Selat Makassar bagian selatan.

BMKG mengingatkan kondisi gelombang dan angin tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil.

Untuk perahu nelayan, BMKG menyebut kondisi mulai berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Baca Juga:  Jelang HUT TNI ke-81, ORADO Malut Jajaki Kolaborasi Turnamen Domino dengan Korem

Sementara itu, bagi kapal tongkang, risiko keselamatan pelayaran perlu diwaspadai apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Masyarakat pesisir dan pengguna jasa transportasi laut di wilayah yang masuk dalam peringatan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca dan gelombang.

BMKG juga mengimbau para pelaku pelayaran untuk memperhatikan informasi cuaca dan gelombang sebelum melakukan perjalanan, terutama di perairan yang berpotensi mengalami gelombang hingga 2,5 meter.

Peringatan dini ini diterbitkan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Babullah Ternate pada 13 Agustus 2026 dan dapat diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer dan laut. (*)

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara
KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024
Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi
Ternate Jadi Tuan Rumah TPT ke-35 Perhapi, Mahasiswa Tambang Dibekali Pengalaman Lapangan
Sambut Hari Santri 2026, IAIN Ternate Gelar Lomba Karya Tulis dan Pidato
Baznas Ternate Turun ke TPA Takome, Siapkan Logistik untuk Petugas Pemadam
IAIN Ternate Usulkan Rusun untuk Dosen dan Pegawai ke Kementerian PKP
35 UMKM di Ternate Didorong Beralih ke Pasar Digital, Baznas Siapkan Pendampingan 3 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:58 WIT

Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:50 WIT

KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49 WIT

Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:23 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT ke-35 Perhapi, Mahasiswa Tambang Dibekali Pengalaman Lapangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:17 WIT

Sambut Hari Santri 2026, IAIN Ternate Gelar Lomba Karya Tulis dan Pidato

Berita Terbaru

error: Content is protected !!