RKPL Belum Selesai, PT Karya Alam Bahari di Halsel Tercatat Produksi 24.799 Butir Mutiara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENDAPATAN - Produksi mutiara PT Karya Alam Bahari di Pulau Obi tercatat mencapai 24.799 butir dengan nilai patokan Rp7,439 miliar. Namun, di balik nilai komoditas tersebut, proses Rencana Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (RKPL) perusahaan disebut masih berlangsung di tingkat kementerian. (Dok: Ilustrasi Gemini AI).

PENDAPATAN - Produksi mutiara PT Karya Alam Bahari di Pulau Obi tercatat mencapai 24.799 butir dengan nilai patokan Rp7,439 miliar. Namun, di balik nilai komoditas tersebut, proses Rencana Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (RKPL) perusahaan disebut masih berlangsung di tingkat kementerian. (Dok: Ilustrasi Gemini AI).

WAHANAMALUT.COM, HALSEL – Legalitas aktivitas PT Karya Alam Bahari di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menjadi sorotan setelah dokumen pemerintah daerah mencatat produksi 24.799 butir mutiara dengan nilai patokan mencapai Rp7,439 miliar.

Dalam dokumen tersebut, komoditas mutiara milik PT Karya Alam Bahari juga tercatat memiliki Pungutan Hasil Perikanan (PHP) sebesar Rp74,397 juta.

Baca Juga:  Polres Halsel Diminta Lanjutkan Penyelidikan Dugaan Pencurian Solar di PLN Saketa

Namun, di tengah nilai komoditas yang mencapai miliaran rupiah tersebut, proses perizinan Rencana Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (RKPL) PT Karya Alam Bahari disebut masih berlangsung di tingkat kementerian.

Informasi Wahana Malut

Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan DKP Provinsi Maluku Utara, Abdullah Soleman Api, membenarkan proses pengurusan RKPL perusahaan masih berjalan.

Baca Juga:  747 Perkara Masuk PA Ternate, Perselingkuhan dan Masalah Ekonomi Jadi Pemicu Perceraian

“Masih sementara diurus ke kementerian untuk RKPL,” ujar Abdullah.

Abdullah tidak menjelaskan lebih jauh mengenai tahapan pengurusan maupun kapan proses penerbitan RKPL tersebut akan selesai.

Dan berdasarkan keterangan DKP Maluku Utara tersebut, proses RKPL PT Karya Alam Bahari saat ini masih berada dalam tahapan pengurusan di kementerian. (*)

Editor : Wahana Malut

Berita Terkait

Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra, dan Sarung untuk Warga Goro-Goro
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Halsel, Uang Rp5,7 Juta dan Ijazah Anak Ikut Terbakar
2 Bulan Tanpa Hujan, 4 Wilayah di Maluku Utara Masuk Kekeringan Ekstrem
KUA-PPAS Disepakati, RAPBD Ternate 2027 Masuk Tahap Penyusunan
Wawali Ternate Cek Hotel Bela dan Landmark, Persiapan Rakernas JKPI XII Capai Tahap Akhir
BMKG: Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Seluruh Maluku Utara hingga 22 Agustus 2026
BMKG Waspada Gelombang 2 Meter di Perairan Ternate-Batang Dua-Bitung dan Bacan-Sanana
Ratusan Delegasi Rakernas JKPI Tiba di Ternate Besok, Ini Rangkaian Kegiatannya

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:09 WIT

Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra, dan Sarung untuk Warga Goro-Goro

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:19 WIT

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Halsel, Uang Rp5,7 Juta dan Ijazah Anak Ikut Terbakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:56 WIT

2 Bulan Tanpa Hujan, 4 Wilayah di Maluku Utara Masuk Kekeringan Ekstrem

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:10 WIT

Wawali Ternate Cek Hotel Bela dan Landmark, Persiapan Rakernas JKPI XII Capai Tahap Akhir

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIT

BMKG: Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Seluruh Maluku Utara hingga 22 Agustus 2026

Berita Terbaru

EKONOMI - Kepala KPwBI Maluku Utara Handi Susila bersama pelaku UMKM binaan yang mengikuti Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. Dua UMKM wastra Maluku Utara, Putadino Kayangan dan Rapidino, tampil memamerkan produk unggulannya dalam ajang tersebut. (Dok: BI Malut).

Ekonomi

BI Maluku Utara Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat KKI 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 - 08:58 WIT

error: Content is protected !!