53 Pelatih Taekwondo Maluku Utara Ikut Diklat, Fokus Hadapi Pra-PON dan Popnas

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIKLAT - Foto bersama peserta dan panitia usai kegiatan Diklat Pelatih dan Rakerprov Taekwondo Indonesia (TI) Maluku Utara di Hotel Jati Ternate, Sabtu (16/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelatih sekaligus memperkuat pembinaan atlet taekwondo di Maluku Utara. (Dok: Istimewa).

DIKLAT - Foto bersama peserta dan panitia usai kegiatan Diklat Pelatih dan Rakerprov Taekwondo Indonesia (TI) Maluku Utara di Hotel Jati Ternate, Sabtu (16/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelatih sekaligus memperkuat pembinaan atlet taekwondo di Maluku Utara. (Dok: Istimewa).

WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Taekwondo Indonesia (TI) Maluku Utara terus mendorong peningkatan mutu pembinaan atlet dengan membekali para pelatih melalui program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pelatih.

Kegiatan yang diikuti 53 pelatih dari berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara tersebut berlangsung di Hotel Jati Ternate, 14–16 Agustus 2026.

Ketua Umum TI Maluku Utara, Asadul Usud Boyratan, mengatakan peningkatan mutu pelatih menjadi langkah penting untuk mewujudkan pemerataan kualitas pembinaan Taekwondo di seluruh wilayah Maluku Utara.

Informasi Wahana Malut

“Pelatih yang berkualitas akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan prestasi atlet,” ujar Asadul.

Diklat tersebut diisi berbagai materi pendidikan dan pelatihan. Program ini juga diarahkan untuk mendukung persiapan atlet menghadapi sejumlah agenda olahraga nasional.

Asadul menyebut program latihan jangka pendek akan difokuskan pada persiapan menuju Pra-PON dan PON, serta Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Karena itu, peningkatan kemampuan pelatih dinilai menjadi salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan atlet berprestasi.

Selain Diklat Pelatih, TI Maluku Utara juga menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) untuk menetapkan arah kebijakan dan program kerja organisasi periode 2026-2030.

Baca Juga:  Owner Zahra Berkah Jadi Tersangka Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Awal Rp3,49 Miliar

Rakerprov diikuti jajaran pengurus TI Maluku Utara serta ketua dan perwakilan TI kabupaten dan kota.

Rakerprov menjadi momentum penting karena merupakan forum rapat kerja tingkat provinsi yang pertama kali digelar TI Maluku Utara setelah sekitar 15 tahun.

Dalam forum ini, pengurus provinsi dan daerah membahas serta memberikan bobot terhadap program kerja yang telah disusun masing-masing bidang dan komisi.

Sejumlah bidang dan komisi yang dibahas meliputi Bidang Organisasi, Pembinaan Prestasi, Pelatda, Pertandingan, Teknologi Informasi dan Operator, UKT, Pendidikan dan Pelatihan, Perwasitan, Litbang, Kesehatan Olahraga dan IPTEK Olahraga.

Selain itu, terdapat Bidang Hukum, Komisi Etik dan Disiplin, Humas Dalam Negeri dan Luar Negeri, serta Usaha Dana, Perencanaan dan Anggaran.

Asadul mengatakan seluruh pembahasan Rakerprov dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.

“Berbagai persoalan serta perbedaan pandangan yang muncul selama pembahasan telah disepakati menjadi keputusan bersama,” jelas Asadul.

Kata Asadul, hasil Rakerprov akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja untuk satu tahun ke depan.

Baca Juga:  BMKG: Angin Kencang Berpotensi Terjadi di Seluruh Maluku Utara hingga 22 Agustus 2026

“Evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan program dan menentukan langkah organisasi pada periode berikutnya,” tuturnya.

Asadul menegaskan, TI Maluku Utara tidak ingin larut dalam berbagai perbedaan pandangan, termasuk yang berkembang melalui media sosial.

Fokus utama organisasi saat ini adalah meningkatkan prestasi atlet melalui pembinaan yang lebih terarah dan terukur.

“Yang menjadi masalah buat kami adalah bagaimana meningkatkan prestasi untuk jangka pendek, yaitu Pra-PON dan PON nanti dan Popnas,” ujar Asadul.

Ia berharap, penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelatih dapat menjadi fondasi untuk mendorong prestasi Taekwondo Maluku Utara di tingkat nasional.

Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku Utara yang telah memberikan dukungan melalui program pembinaan pelatih di daerah.

Dukungan dan sinergitas tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelatihan serta melahirkan atlet-atlet taekwondo Maluku Utara yang berkualitas dan berprestasi. (*)

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara
KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024
Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi
Ternate Jadi Tuan Rumah TPT ke-35 Perhapi, Mahasiswa Tambang Dibekali Pengalaman Lapangan
Sambut Hari Santri 2026, IAIN Ternate Gelar Lomba Karya Tulis dan Pidato
Baznas Ternate Turun ke TPA Takome, Siapkan Logistik untuk Petugas Pemadam
IAIN Ternate Usulkan Rusun untuk Dosen dan Pegawai ke Kementerian PKP
35 UMKM di Ternate Didorong Beralih ke Pasar Digital, Baznas Siapkan Pendampingan 3 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:58 WIT

Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:50 WIT

KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49 WIT

Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:23 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT ke-35 Perhapi, Mahasiswa Tambang Dibekali Pengalaman Lapangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:17 WIT

Sambut Hari Santri 2026, IAIN Ternate Gelar Lomba Karya Tulis dan Pidato

Berita Terbaru

error: Content is protected !!