Tembus Rp206 Juta, Penjualan UMKM Wastra Maluku Utara di KKI Naik 131 Persen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENJUALAN - UMKM wastra Maluku Utara, Puta Dino Kayangan dan Rapidino, mencatat penjualan Rp206 juta selama empat hari pelaksanaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. Capaian tersebut meningkat 131,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Rabu (26/8/2026). (Dok: BI Malut).

PENJUALAN - UMKM wastra Maluku Utara, Puta Dino Kayangan dan Rapidino, mencatat penjualan Rp206 juta selama empat hari pelaksanaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta. Capaian tersebut meningkat 131,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya, Rabu (26/8/2026). (Dok: BI Malut).

WAHANAMALUT.COM – Karya Kreatif Indonesia (KKI) kembali mencatatkan capaian gemilang.

Gelaran sinergi memperkuat UMKM Indonesia ini mencatat penjualan sebesar Rp177,21 miliar sampai dengan 23 Agustus 2026, atau meningkat dibandingkan capaian 2025.

Khususnya bagi Puta Dino Kayangan dan Rapidino sebagai perwakilan UMKM wastra Maluku Utara, penjualan selama 4 hari pelaksanaan pameran tercatat mencapai Rp206 juta, atau meningkat sebesar 131,42 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Informasi Wahana Malut

Hal ini menandakan bahwa UMKM Maluku Utara mampu bersaing dan berkomitmen dalam melakukan pengembangan berkelanjutan.

Selain itu melalui berbagai produk yang telah dihasilkan oleh UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Maluku Utara, diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Maluku Utara.

KKI 2026 memperkuat pengembangan UMKM yang berorientasi pada dampak. Penguatan dilakukan melalui kolaborasi, penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir, inovasi merek lokal oleh generasi muda, serta penerapan prinsip keberlanjutan.

KKI tidak hanya menjadi ruang promosi dan transaksi, tetapi juga bagian dari ekosistem pengembangan UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan inovasi, memperluas akses pasar dan pembiayaan, serta mendorong UMKM naik kelas.

“Setiap tahun, dengan penuh rasa syukur kami adakan KKI agar UMKM Indonesia bisa terus tumbuh, tangguh, dan berdaya saing. Tapi, UMKM perlu mempunyai ekosistem yang menjadi tujuan berkelanjutan agar tumbuh, tangguh, dan berdaya saingnya UMKM Indonesia terus berlangsung,” ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, dalam Seremoni Penutupan KKI 2026 di JICC Jakarta (23/8).

Baca Juga:  Warga Malut Laporkan 1.104 Kasus Penipuan Belanja Online ke OJK

Kekuatan KKI juga tercermin dari luasnya kolaborasi yang terbangun. KKI 2026 melibatkan lebih dari 1.860 UMKM dari seluruh Indonesia, dengan hampir 560 UMKM berpartisipasi secara luring menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari wastra, ready to wear, makanan dan minuman, home decor, hingga karya kreatif generasi muda.

KKI 2026 juga didukung 27 kementerian/lembaga serta 34 asosiasi, mitra, industri, perbankan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya. Pengembangan, kurasi, dan perluasan akses pasar UMKM didukung jaringan 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri (termasuk BI Maluku Utara) dan 5 Kantor Perwakilan Luar Negeri Bank Indonesia. Sinergi tersebut menjadi kekuatan untuk membangun ekosistem UMKM Indonesia yang semakin terhubung dan berdaya saing.

Penguatan talenta dan potensi daerah turut diwujudkan melalui penyelenggaraan Cangkir Barista dan Citra Nusa. Cangkir Barista merupakan program pengembangan wirausaha kopi melalui peningkatan kompetensi, sertifikasi nasional, dan pendampingan usaha bagi barista.

Sementara itu, Citra Nusa merupakan program penguatan daya saing UMKM wastra melalui peningkatan kapasitas, inovasi desain, dan pengembangan produk berorientasi ekspor.

Tahun ini, Cangkir Barista menghasilkan 6 juara terbaik dan 4 juara terfavorit, sementara Citra Nusa menghasilkan 5 juara terbaik dan 3 juara terfavorit.

Baca Juga:  Universitas Muhammadiyah Malut Jadi Tuan Rumah Munas FPIP-PTM 2026

Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan potensi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta menciptakan lapangan kerja.

Di satu sisi, perwakilan Maluku Utara pun turut berpartisipasi melalui Rey Garel Baldy pada penyelenggaraan Cangkir Barista, serta Puta Dino Kayangan pada program Citra Nusa.

Bank Indonesia akan terus mendorong UMKM agar tumbuh, tangguh, dan berdaya saing melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar dan pembiayaan, inovasi, digitalisasi, serta pengembangan ekosistem yang berkelanjutan.

Sinergi UMKM, masyarakat, Pemerintah, industri, lembaga keuangan, pembeli global, dan mitra strategis akan terus diperkuat untuk membawa UMKM Indonesia semakin maju.

“Cintai, bangga, dan pakai produk UMKM Indonesia. Karena kalau bukan kita, siapa lagi. Kalau bukan sekarang, kapan lagi UMKM Indonesia menjadi tuan rumah produk Indonesia dan bisa tumbuh, tangguh, dan berdaya saing,” pesan Aida.

Sejalan dengan semangat KKI 2026, Beudaya MeusareSare, Berdaya Bersama-sama, KKI menjadi gerakan bersama untuk membawa karya terbaik UMKM dari seluruh penjuru negeri semakin dikenal, dicintai, dan digunakan masyarakat Indonesia, sekaligus menembus pasar global.

Sinergi dan semangat tersebut akan terus dijaga agar semakin banyak UMKM Indonesia tumbuh, tangguh, berdaya saing, dan menjadi kekuatan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. (*)⁸

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Harga Rempah di Ternate 1 September 2026: Fuli Naik Jadi Rp300 Ribu, Cengkih dan Pala Stabil
Harga Barito di Pasar Bahari Berkesan Ternate Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp130 Ribu per Kg
BI Maluku Utara Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat KKI 2026
OJK: Dana Masyarakat di Maluku Utara Tembus Rp19,54 Triliun, Naik 29,5 Persen
Peningkatan Penumpang Garuda Indonesia Rute Ternate-Jakarta Capai 90 Persen
KREF BI: Potensi Laut Maluku Utara Didorong Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi
Warga Malut Laporkan 1.104 Kasus Penipuan Belanja Online ke OJK
Program Rindang Berseri Ditutup, BI Maluku Utara Dorong Gerakan Menanam untuk Tekan Inflasi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:56 WIT

Harga Rempah di Ternate 1 September 2026: Fuli Naik Jadi Rp300 Ribu, Cengkih dan Pala Stabil

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:51 WIT

Tembus Rp206 Juta, Penjualan UMKM Wastra Maluku Utara di KKI Naik 131 Persen

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:56 WIT

Harga Barito di Pasar Bahari Berkesan Ternate Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp130 Ribu per Kg

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:58 WIT

BI Maluku Utara Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat KKI 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:53 WIT

OJK: Dana Masyarakat di Maluku Utara Tembus Rp19,54 Triliun, Naik 29,5 Persen

Berita Terbaru

error: Content is protected !!