WAHANAMALUT.COM, TERNATE — Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, Adnan Mahmud, menindaklanjuti usulan pembangunan rumah susun (rusun) bagi dosen dan pegawai ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Langkah tersebut dilakukan Adnan di sela-sela mengikuti Rapat Evaluasi Pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN Tahun 2026, Kamis (8/10/2026).
Adnan bersilaturahmi dengan Direktur Penyiapan Lahan dan Prasarana, Sarana, serta Utilitas Umum Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Indra Gunawan, ST., M.H., di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut proposal Rumah Susun Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang telah diusulkan untuk tahun anggaran 2027.
Rusun tersebut diperuntukkan bagi dosen dan pegawai di lingkungan IAIN Ternate.
Adnan mengatakan, kebutuhan tempat tinggal yang layak dan representatif menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan seiring berjalannya aktivitas Kampus II IAIN Ternate di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan.
Menurut dia, pengembangan kampus tidak hanya berkaitan dengan sarana dan prasarana bagi mahasiswa, tetapi kebutuhan dosen dan pegawai turut menjadi perhatian.
Dalam pertemuan itu, Indra Gunawan mengapresiasi usulan pembangunan rusun bagi dosen dan pegawai IAIN Ternate.
Indra menilai penyediaan rusun dapat menjadi salah satu solusi di tengah tingginya harga lahan di Kota Ternate.
“MBR adalah jawaban terhadap kondisi saat ini,” kata Indra, sebagaimana disampaikan Rektor IAIN Ternate.
Adnan berharap usulan tersebut mendapat dukungan dari dosen dan pegawai IAIN Ternate serta dapat direalisasikan melalui program Kementerian PKP.
“Kami berharap langkah ini mendapat dukungan dari teman-teman dosen dan pegawai. Semoga ikhtiar yang dilakukan diijabah oleh Allah SWT,” ujar Adnan. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






