WAHANAMALUT.COM, JAKARTA – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menjajaki kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan akademik dan kelembagaan kampus.
Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan Rektor IAIN Ternate, Adnan Mahmud, bersama rombongan ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (23/9/2026).
Rombongan IAIN Ternate diterima langsung Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Asep Saifudin Jahar, Ph.D.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Adnan Mahmud diketahui merupakan alumni Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, baik pada jenjang magister maupun doktor.
Dalam pertemuan tersebut, Adnan mengatakan kerja sama antara IAIN Ternate dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebenarnya telah berlangsung dalam berbagai kegiatan selama ini.
Namun, menurutnya, kerja sama tersebut belum sepenuhnya dilakukan secara formal dan belum terlembagakan dalam sebuah kerangka kerja sama yang terencana.
“Selama ini berbagai kegiatan telah dilakukan antara IAIN Ternate dan UIN Jakarta dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di UIN Jakarta. Namun, selama ini belum dilakukan secara nonformal dan belum terlembagakan,” ujar Adnan dalam pertemuan tersebut.
Karena itu, melalui Memorandum of Understanding (MoU), berbagai bentuk kolaborasi ke depan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terlembaga, terencana, dan terukur.
Penjajakan kerja sama tersebut juga membahas sejumlah hal teknis yang berkaitan dengan persiapan alih bentuk IAIN Ternate menjadi UIN Sultan Baabullah.
Menurut Adnan, persiapan tersebut perlu dilakukan sejak dini, termasuk dengan membahas berbagai aspek yang perlu disiapkan dalam proses perubahan status kelembagaan perguruan tinggi.
Selain aspek kelembagaan, pembahasan juga diarahkan pada penguatan karakter dan distingsi IAIN Ternate ketika nantinya beralih bentuk menjadi UIN Sultan Baabullah.
Hal tersebut dinilai penting karena Maluku Utara memiliki karakter wilayah kepulauan yang menjadi salah satu konteks dalam pengembangan perguruan tinggi di daerah.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan teknis mengenai sejumlah poin yang dapat dikerjasamakan antara kedua perguruan tinggi, termasuk dukungan dalam mempersiapkan proses alih bentuk IAIN Ternate. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






