WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Pemerintah Kota Ternate mulai memasuki tahap penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 setelah Pemkot dan DPRD menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).
Kesepakatan KUA-PPAS tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 di Gedung DPRD Kota Ternate, Kamis (20/8/2026).
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan Pemkot akan melanjutkan proses penyusunan anggaran sesuai tahapan perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
OPD Mulai Susun Rencana Anggaran
Setelah KUA-PPAS disepakati, Pemkot Ternate akan menyampaikan pagu indikatif kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Pagu tersebut menjadi dasar bagi setiap OPD untuk menyusun rencana anggaran sesuai program dan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.
“Setelah KUA-PPAS disepakati, tahap berikutnya adalah penyampaian pagu indikatif kepada seluruh OPD. TAPD akan mengawal proses tersebut agar setiap perangkat daerah menyusun anggarannya sesuai prioritas dan arah pembangunan yang telah ditetapkan,” kata Tauhid.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan mengawal proses penyusunan tersebut. Pemkot ingin memastikan setiap perangkat daerah menyesuaikan anggaran dengan arah kebijakan yang sudah disepakati bersama DPRD.
RAPBD 2027 Selanjutnya Dibahas DPRD
Setelah OPD menyusun rencana anggaran, Pemkot Ternate akan melanjutkan proses ke tahap penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027.
TAPD selanjutnya akan menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang RAPBD 2027 kepada DPRD Kota Ternate.
DPRD bersama Pemkot kemudian akan membahas rancangan tersebut sebelum menetapkannya menjadi APBD Kota Ternate Tahun Anggaran 2027.
APBD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan
Sebelumnya, Pemkot Ternate memproyeksikan pertumbuhan ekonomi daerah pada 2027 berada di kisaran 5,10 hingga 5,40 persen.
Pemkot juga mengarahkan kebijakan fiskal 2027 untuk menjaga stabilitas keuangan daerah, meningkatkan kualitas belanja, serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam arah pembangunan 2027. Di antaranya perdagangan dan jasa, pariwisata, ekonomi kreatif, konektivitas antarpulau, pengendalian inflasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dengan kesepakatan KUA-PPAS, proses penyusunan RAPBD Ternate 2027 kini memasuki tahapan teknis. Pemkot dan DPRD akan melanjutkan pembahasan hingga anggaran daerah tersebut ditetapkan menjadi APBD 2027. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






