WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. Sebanyak 103 mahasiswa baru mengikuti kegiatan tersebut selama tiga hari.
UNUTARA menerima mahasiswa baru dari lima program studi, yakni IPS, IPA, Kimia, Biologi, serta Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Mereka lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru dalam tiga gelombang.
Pembukaan PKKMB turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Plt. Rektor UNUTARA Sunaidin Ode Mulae, Ketua Tanfiziah Nahdlatul Ulama Maluku Utara K.H. Ammar Manaf, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa baru.
Ketua Panitia PKKMB 2026, Irfandi Mustafa, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan PKKMB menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa baru mengenai kehidupan akademik dan lingkungan kampus.
Wagub Malut Dorong Mahasiswa Bangun Tiga Kekuatan
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menekankan peran penting UNUTARA dalam mencetak sumber daya manusia unggul bagi Maluku Utara.
“UNUTARA harus menjadi salah satu kekuatan penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Maluku Utara,” tegas Sarbin.
Sarbin juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual selama menempuh pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa perlu membangun etika, akhlak, kepedulian sosial, dan kekuatan spiritual.
“Kita ingin generasi yang menguasai teknologi, tetapi tetap memiliki etika. Kita ingin generasi yang kritis, tetapi tetap menghormati orang lain. Kita ingin generasi yang berprestasi, tetapi tidak kehilangan kerendahan hati,” katanya.
Sarbin menyebut, intelektual, akhlak, dan spiritual sebagai tiga kekuatan yang perlu mahasiswa bangun melalui pendidikan.
Ketiganya akan membantu mahasiswa menghadapi tantangan zaman dengan kemampuan akademik dan karakter yang kuat.
PKKMB Jadi Awal Pembentukan Karakter
Plt. Rektor UNUTARA Sunaidin Ode Mulae mengatakan PKKMB tidak hanya mengenalkan fasilitas, organisasi, dan aturan kampus.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pintu awal mahasiswa untuk memahami nilai, budaya, serta lingkungan akademik UNUTARA.
“PKKMB adalah pintu awal untuk mengenal nilai, budaya, lingkungan akademik, serta arah perjalanan kalian sebagai mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara,” ujar Sunaidin.
Sunaidin juga mendorong mahasiswa baru untuk mengejar prestasi sekaligus membawa nama baik Maluku Utara ke tingkat yang lebih luas.
“Jadilah generasi yang mampu membawa nama Maluku Utara tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” pesannya.
Ditempat yang sama, Ketua Tanfiziah Nahdlatul Ulama Maluku Utara K.H. Ammar Manaf berharap UNUTARA tidak hanya mencetak sarjana.
Ia ingin kampus tersebut menjadi ruang pembentukan generasi yang unggul dalam keilmuan, berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Pendidikan tidak cukup hanya membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga harus membentuk akhlak dan memperkuat spiritualitas,” ujar Ammar Manaf.
Ammar meminta mahasiswa baru memanfaatkan masa kuliah untuk menuntut ilmu, membangun karakter, dan mengembangkan potensi diri.
“Jadilah generasi yang cerdas pikirannya, baik akhlaknya, kuat spiritualnya, dan luas manfaatnya,” pesannya.
Ia mengingatkan mahasiswa UNUTARA bahwa mereka akan menjadi bagian dari generasi yang menentukan masa depan Maluku Utara dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Selama tiga hari, PKKMB UNUTARA 2026 akan menghadirkan berbagai materi dan kegiatan. Rangkaian tersebut mencakup pengenalan kehidupan akademik, lingkungan kampus, organisasi kemahasiswaan, serta pembentukan karakter mahasiswa baru sebagai bagian dari civitas akademika UNUTARA. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






