WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair) menjalin kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ternate.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Aula BPVP Ternate, Jumat (4/9).
Penandatanganan PKS dihadiri Kepala BPVP Ternate Abdul Azis bersama jajaran Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Bidang (Kabid). Dari FIB Unkhair hadir Dekan FIB Nurain Jalaluddin, Wakil Dekan 3 FIB Jainul Yusup, Ketua Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Mustafa Mansur, serta sejumlah dosen.
Dosen yang hadir di antaranya Asty Ayuningsih, Nurfahmi Pramuji, Srilian Laxmiwati Day, dan Anastazya N. Watimena.
Kerja sama tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) mahasiswa, pelatihan sertifikasi kompetensi, serta program magang. Saat ini, mahasiswa yang mengikuti program magang berasal dari Program Studi UPW.
Dekan FIB Unkhair Nurain Jalaluddin mengatakan, kerja sama dengan BPVP Ternate diharapkan dapat memberikan akses pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kami di FIB Unkhair untuk mendekatkan kurikulum akademik dengan kebutuhan industri dan pasar kerja. Lewat sinergi bersama BPVP Ternate, kami berharap mahasiswa, khususnya dari Prodi UPW dan prodi lainnya, dapat memperoleh pelatihan vokasi yang relevan serta sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional,” ujar Nurain.
Sementara itu, Kepala BPVP Ternate Abdul Azis menyatakan pihaknya siap membuka akses pelatihan dan fasilitas yang dimiliki BPVP Ternate bagi mahasiswa Unkhair.
“BPVP Ternate siap membuka akses pelatihan dan fasilitas yang kami miliki untuk mendukung peningkatan produktivitas serta daya saing para mahasiswa Unkhair. Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti ini sangat krusial agar pelatihan vokasi yang kita jalankan dapat langsung terhubung dan sesuai (match) dengan kompetensi akademik yang dibangun di kampus,” kata Abdul Azis.
Dalam kerja sama tersebut, FIB Unkhair dan BPVP Ternate juga menyepakati tindak lanjut berupa pelaksanaan program pelatihan bersama, pemanfaatan fasilitas workshop pelatihan, serta pengembangan program pendampingan kewirausahaan bagi mahasiswa. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






