WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Pencarian korban perahu terbalik di perairan Dufa-dufa, Kota Ternate, memasuki hari kedua. Tim SAR Gabungan masih mencari satu korban, Muhammad Affan (5), yang hingga kini belum ditemukan.
Mendukung proses pencarian tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate memberikan dukungan logistik kepada Tim SAR Gabungan.
Penanggung Jawab Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kota Ternate, Anca Nardiansyah, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari Program Ternate Peduli.
Menurut Anca, pencarian korban bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara kolektif, termasuk Baznas.
Ia menegaskan, Baznas siap membantu pemerintah dalam penanganan warga yang mengalami musibah dan bencana, baik bencana alam maupun nonalam.
“Ini mandatori Baznas, jadi tetap konsisten,” tandasnya.
Bantuan logistik yang diberikan berupa konsumsi bagi Tim SAR Gabungan selama proses pencarian korban.
Sekitar 90 personel terlibat dalam pencarian tersebut. Mereka terdiri dari unsur Basarnas, TNI AL, Satpolair, BPBD, tim kesehatan dari Dokes Polda, serta penyelam dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI).
Perahu sampan yang terbalik di perairan Dufa-dufa tersebut membawa empat orang, terdiri dari satu orang dewasa dan tiga anak.
Perahu itu sebelumnya digunakan para korban untuk aktivitas memancing. Sekitar pukul 10.00 WIT, perahu tersebut terbalik.
Dua korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, yakni Zaid Abdullah (10) dan Ibrahim (8).
Sementara satu korban dewasa, Mudafar M. Kadir (44), meninggal dunia saat proses evakuasi.
Hingga hari kedua pencarian, satu korban lainnya, Muhammad Affan (5), masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






