APBD Perubahan 2026 Ternate Naik Rp28,68 Miliar, Belanja Modal Jadi Rp50,98 Miliar

Jumat, 18 September 2026 - 18:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menyampaikan dokumen Pengantar Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan III DPRD Kota Ternate.

Penyampaian ini merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019.

Penyesuaian anggaran dilakukan untuk merespons dinamika kondisi daerah, hasil evaluasi pelaksanaan APBD berjalan, perkembangan realisasi pendapatan, serta perubahan kebutuhan belanja dan kebijakan pemerintah pusat.

Informasi Wahana Malut

Walikota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, dalam rancangan Perubahan APBD TA 2026, target Pendapatan Daerah diproyeksikan meningkat dari rencana awal sebesar Rp961,83 miliar menjadi Rp 988,83 miliar.

“Terdapat penambahan Pendapatan Daerah sebesar Rp 26,99 miliar atau naik 2,81 persen,” ujar Tauhid dalam sambutannya saat Paripurna.

Adapun rincian komponen Pendapatan Daerah meliputi, Pendapatan Asli Daerah (PAD): Tetap tidak mengalami perubahan pada angka Rp159,69 miliar.

Komposisinya terdiri atas Pajak Daerah Rp102,02 miliar, Retribusi Daerah Rp40,25 miliar, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Rp 3,57 miliar, serta Lain-lain PAD yang sah Rp 13,83 miliar.

Baca Juga:  Dies Natalis ke-27 FIB Unkhair Ternate: Ada Lomba Seni, Donasi hingga Ziarah Makam Pendiri

Pendapatan Transfer mengalami kenaikan 3,21 persen bertambah Rp 25,56 miliar dari semula Rp795,14 miliar menjadi Rp 820,70 miliar.

“Peningkatan ini bersumber dari Transfer Pemerintah Pusat sebesar Rp710,13 miliar dan Transfer Antar Daerah sebesar Rp110,57 miliar,” ucap Tauhid.

Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: Mengalami kenaikan dari Rp7,00 miliar menjadi Rp8,43 miliar bertambah Rp 1,43 miliar.

Di sisi pengeluaran, Tauhid menjelaskan, alokasi Belanja Daerah disesuaikan naik 2,99 persen yakni Rp28,68 miliar, dari alokasi semula sebesar Rp958,83 miliar menjadi Rp987,51 miliar.

Pemkot Ternate mencatatkan kenaikan signifikan pada pos Belanja Modal untuk memperkuat pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan masyarakat.

Dimana, Belanja Operasi bertambah 1,19 persen menjadi Rp929,33 miliar. Belanja Modal sebesar 52,40 persen bertambah Rp17,52 miliar, dari alokasi awal Rp 33,45 miliar menjadi Rp 50,98 miliar.

Sementara Belanja Tidak Terduga (BTT) disesuaikan naik 2,84 persen menjadi Rp7,19 miliar.

Dengan perubahan struktur tersebut, APBD Perubahan TA 2026 dirancang dalam kondisi surplus sebesar Rp 1,31 miliar.

Surplus tersebut digabungkan dengan Penerimaan Pembiayaan berupa SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp1,68 miliar untuk mendukung Pengeluaran Pembiayaan Penyertaan Modal Pemerintah Daerah senilai Rp3,00 miliar, sehingga SILPA tahun berkenaan berada pada angka Rp0,00.

Baca Juga:  Polda Malut Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Sibenpopo-Banemo

Perubahan KUA-PPAS TA 2026, lanjut Tauhid, dipastikan tetap selaras dengan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk mengawal visi utama: “Mewujudkan Ternate yang Mandiri dan Berkeadilan”.

Kebijakan ini ditopang oleh 6 misi strategis, mencakup penguatan nilai budaya, infrastruktur dasar, SDM unggul, tata kelola pemerintahan, ekonomi kepulauan berbasis masyarakat, serta lingkungan hidup berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Tauhid menyampaikan, Pengantar Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026, dapat ditegaskan bahwa dokumen ini tidak semata-mata merupakan bagian dari tahapan administratif dalam proses penyusunan APBD, tetapi merupakan instrumen strategis dalam memastikan keterpaduan antara perencanaan pembangunan, prioritas daerah, dan kebijakan penganggaran, sehingga setiap kebijakan anggaran benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kota Ternate.

“Melalui pembahasan yang konstruktif dan sinergis antara Pemerintah Kota Ternate dan DPRD, kami berharap Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2026 dapat dikaji secara komprehensif, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah, prioritas pembangunan, serta efektivitas dan efisiensi belanja daerah,” tukasnya. (*)

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara
KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024
Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi
Ternate Jadi Tuan Rumah TPT ke-35 Perhapi, Mahasiswa Tambang Dibekali Pengalaman Lapangan
Sambut Hari Santri 2026, IAIN Ternate Gelar Lomba Karya Tulis dan Pidato
Baznas Ternate Turun ke TPA Takome, Siapkan Logistik untuk Petugas Pemadam
IAIN Ternate Usulkan Rusun untuk Dosen dan Pegawai ke Kementerian PKP
35 UMKM di Ternate Didorong Beralih ke Pasar Digital, Baznas Siapkan Pendampingan 3 Bulan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:58 WIT

Somasi Abdullah Bandang Berbalas, Kuasa Hukum Perumda Ake Gaale Ternate Buka Suara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:50 WIT

KATAM Malut: Tak Ada Operasional Smart Marsindo di Pulau Gebe, Shanty Bukan Pengurus Sejak 2024

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49 WIT

Bawaslu Haltim Cek Data Pemilih Faktual, Ini Sejumlah Kerawanan yang Diawasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:23 WIT

Ternate Jadi Tuan Rumah TPT ke-35 Perhapi, Mahasiswa Tambang Dibekali Pengalaman Lapangan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:17 WIT

Sambut Hari Santri 2026, IAIN Ternate Gelar Lomba Karya Tulis dan Pidato

Berita Terbaru

error: Content is protected !!