WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Rencana pembukaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) IAIN Ternate di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara memasuki tahap baru.
Pemerintah Daerah (Pemda) menyiapkan fasilitas pendidikan yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut di Kota Labuha.
Progres itu ditandai dengan pertemuan Rektor IAIN Ternate, Adnan Mahmud, bersama Sekretaris Daerah Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, pada Rabu (16/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Sekda Halsel tersebut membahas tindak lanjut dukungan Pemda, khususnya penyediaan sarana dan prasarana untuk rencana pembukaan sejumlah program studi IAIN Ternate di Labuha.
Pembahasan kemudian dilanjutkan melalui pertemuan bersama Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, Siti Khodijah.
Dalam pertemuan tersebut, Abdillah Kamarullah meminta agar lokasi gedung yang akan digunakan untuk pelaksanaan PSDKU segera dipastikan.
Kepala Dinas Pendidikan Halsel, Siti Khodijah, kemudian mengusulkan SMP Negeri Unggulan Saruma Halmahera Selatan sebagai lokasi yang dapat digunakan.
Menurut Siti, gedung sekolah tersebut dinilai cukup representatif untuk mendukung proses pembelajaran program PSDKU.
Usai pertemuan, Adnan Mahmud bersama Siti Khodijah meninjau gedung SMP Negeri Unggulan Saruma untuk melihat kondisi fasilitas yang nantinya digunakan.

Hasil peninjauan itu kemudian ditindaklanjuti dengan kesepakatan pemanfaatan gedung melalui Perjanjian Pinjam Pakai Gedung.
Penandatanganan perjanjian tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai II IAIN Ternate, Kamis (17/9/2026), dan dihadiri sejumlah unsur pimpinan IAIN Ternate.
Adnan Mahmud mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan atas dukungan yang diberikan terhadap rencana pelaksanaan PSDKU.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Siti Khodijah yang mendukung penyediaan fasilitas untuk menunjang pelaksanaan program tersebut.
Sementara itu, Siti Khodijah mengatakan pendidikan merupakan salah satu perhatian yang terus didorong selama dirinya menjalankan amanah di daerah tersebut.
Ia berharap kerja sama dengan IAIN Ternate tidak berhenti pada pembukaan PSDKU.
Siti bahkan mendorong agar ke depan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) juga dapat dibuka di Halmahera Selatan.
Menurutnya, masih terdapat guru sekolah dasar di Halmahera Selatan yang belum memiliki kualifikasi pendidikan sarjana.
“Ke depan, bukan hanya PSDKU, tetapi RPL juga dapat dibuka di Halmahera Selatan,” ujarnya.
Dengan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah, rencana PSDKU IAIN Ternate di Labuha diharapkan dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Halmahera Selatan sekaligus membuka peluang peningkatan kualifikasi akademik tenaga pendidik di daerah tersebut. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






