WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Utara mencatat rata-rata produksi lainnya dari sapi yang dipotong di rumah potong hewan (RPH) dan tempat pemotongan hewan (TPH) berbeda-beda menurut kabupaten/kota sepanjang 2025.
Berdasarkan publikasi Statistik Pemotongan Ternak Provinsi Maluku Utara 2025 yang terbit pada 5 Oktober 2026, rata-rata produksi lainnya pada triwulan I tercatat sebesar 14,86 kilogram per ekor. Angka tersebut naik menjadi 15,48 kilogram per ekor pada triwulan II.
Data itu disajikan dalam Tabel 3.26.1 yang memuat rata-rata produksi lainnya sapi yang dipotong di RPH/TPH menurut kabupaten/kota dan bulan, dengan satuan kilogram per ekor.
Kepulauan Sula Tercatat 20 Kg per Ekor pada Triwulan I
Pada triwulan I 2025, Kepulauan Sula mencatat rata-rata tertinggi di antara daerah yang memiliki angka pada tabel, yakni 20 kilogram per ekor. Angka ini juga tercatat konsisten pada Januari, Februari, dan Maret.
Kota Tidore Kepulauan berada pada angka 19,18 kilogram per ekor, disusul Halmahera Utara sebesar 18,21 kilogram per ekor. Halmahera Timur tercatat 17,33 kilogram per ekor, sedangkan Halmahera Barat sebesar 16,42 kilogram per ekor.
Berikut data rata-rata produksi lainnya sapi yang dipotong di RPH/TPH pada triwulan I 2025:
- Kepulauan Sula: 20,00 kg per ekor
- Kota Tidore Kepulauan: 19,18 kg per ekor
- Halmahera Utara: 18,21 kg per ekor
- Halmahera Timur: 17,33 kg per ekor
- Halmahera Barat: 16,42 kg per ekor
- Halmahera Selatan: 14,25 kg per ekor
- Kota Ternate: 12,00 kg per ekor
Sementara itu, Halmahera Tengah dan Pulau Taliabu ditandai dengan tanda pisah pada tabel, sehingga tidak tersedia angka rata-rata untuk daerah tersebut dalam sajian ini.
Data Triwulan II, Kepulauan Sula Masih Tertinggi
Pada triwulan II 2025, Kepulauan Sula kembali mencatat rata-rata tertinggi, yaitu 20,00 kilogram per ekor. Halmahera Utara berada di angka 20,04 kilogram per ekor, sedangkan Kota Tidore Kepulauan tercatat 16,85 kilogram per ekor.
Daerah lainnya mencatat angka sebagai berikut:
- Kepulauan Sula: 20,00 kg per ekor
- Halmahera Utara: 20,04 kg per ekor
- Kota Tidore Kepulauan: 16,85 kg per ekor
- Halmahera Timur: 16,28 kg per ekor
- Halmahera Selatan: 15,67 kg per ekor
- Halmahera Barat: 15,81 kg per ekor
- Pulau Morotai: 15,00 kg per ekor
- Kota Ternate: 12,00 kg per ekor
Secara provinsi, rata-rata produksi lainnya sapi yang dipotong di RPH/TPH meningkat dari 14,86 kilogram per ekor pada triwulan I menjadi 15,48 kilogram per ekor pada triwulan II. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






