Kasus Dugaan Pemerkosaan 2 Anak Tiri di Halsel, Polisi Kantongi Hasil Visum dan Keterangan Saksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:34 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUGAAN PEMERKOSAAN - Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan IPTU Wahyu Hermawan memastikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap dua anak tiri terus diproses secara hukum. Polisi telah memeriksa korban dan terlapor serta mengantongi hasil visum dan keterangan saksi. (Dok: Istimewa)

DUGAAN PEMERKOSAAN - Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan IPTU Wahyu Hermawan memastikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap dua anak tiri terus diproses secara hukum. Polisi telah memeriksa korban dan terlapor serta mengantongi hasil visum dan keterangan saksi. (Dok: Istimewa)

WAHANAMALUT.COM, HALSEL –  Penanganan hukum kasus dugaan pemerkosaan terhadap dua anak di bawah umur di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, dipastikan terus berlanjut.

Kepastian tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Halmahera Selatan IPTU Wahyu Hermawan setelah penyidik menerima laporan yang menyeret seorang ayah tiri berinisial MAY (52), yang diduga pelaku pemerkosaan.

Dalam penanganan perkara ini, penyidik telah memeriksa kedua korban dan terlapor. Polisi juga telah mengantongi sejumlah alat bukti, termasuk hasil visum serta keterangan dari para saksi yang telah diperiksa.

Informasi Wahana Malut
Baca Juga:  Hasby Yusuf Salurkan Bantuan Al-Qur’an, Iqra, dan Sarung untuk Warga Goro-Goro

Laporan kasus tersebut tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi Nomor : STPL/267/VIII/SPKT POLRES HALSEL tertanggal 19 Agustus 2026.

“Laporan sudah diterima dan sudah diproses. Kami bergerak cepat saat terima laporan,” katu Wahyu dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Wahyu mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa kedua korban sebagai saksi, termasuk terduga pelaku MAY.

“Kedua korban juga telah kami lakukan visum, dan juga sudah dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor,” ungkapnya.

Baca Juga:  Daftar Nama dan Jabatan 11 Pejabat Pemkot Ternate yang Dilantik Hari Ini

Wahyu juga mengungkapkan, penyidik telah mengantongi alat bukti berupa hasil visum, dan keterangan saksi-saksi.

Ia pun memastikan kasus tersebut tetap diproses hukum Polres Halmahera Selatan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“100 persen diproses. Kalau untuk bukti, kita sudah ada visum dan keterangan saksi. Kita juga pasti periksa saksi ahli,” tandas Wahyu. (*)

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Batas Somasi Berakhir Hari Ini, HK-MAP KSO Terancam Digugat soal Tagihan Rp1,57 Miliar
Tiga Nyawa Karyawan PT MHM Melayang, Pelta Malut: Polda Jangan Tutupi Kasus Ini
PT GMM Salurkan 2.000 Produk Susu, Sasar Warga 8 Desa di Halsel
Jadi Tersangka Pemerkosaan, Ayah Tiri di Halsel Terancam 12 Tahun Penjara
Penyidikan Kasus Kematian di Banemo Berlanjut, Polda Malut Minta Warga Tetap Tenang
Polda Malut Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Sibenpopo-Banemo
Bansos Halbar 2022-2023 Dilaporkan ke Kejati Malut, Nama Penerima dan Dokumen Pencairan Jadi Sorotan
Polres Ternate Tahan Dua Tersangka Kasus Kekerasan dan Persetubuhan terhadap Anak

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:21 WIT

Batas Somasi Berakhir Hari Ini, HK-MAP KSO Terancam Digugat soal Tagihan Rp1,57 Miliar

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIT

Tiga Nyawa Karyawan PT MHM Melayang, Pelta Malut: Polda Jangan Tutupi Kasus Ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:04 WIT

PT GMM Salurkan 2.000 Produk Susu, Sasar Warga 8 Desa di Halsel

Senin, 28 September 2026 - 20:29 WIT

Jadi Tersangka Pemerkosaan, Ayah Tiri di Halsel Terancam 12 Tahun Penjara

Kamis, 24 September 2026 - 22:01 WIT

Penyidikan Kasus Kematian di Banemo Berlanjut, Polda Malut Minta Warga Tetap Tenang

Berita Terbaru

Dok: Istimewa

Pendidikan

HMPS Sosiologi UMMU Dorong Kemandirian Organisasi Lewat Mubes XI

Senin, 26 Okt 2026 - 19:36 WIT

error: Content is protected !!