WAHANAMALUT.COM, TERNATE – Upaya pencarian Muhammad Affan, bocah berusia 6 tahun yang dilaporkan tenggelam di perairan Dufa-Dufa, Kota Ternate, Maluku Utara, dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ternate menutup Operasi SAR pada Sabtu (19/9/2026), setelah tim gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan operasi pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai standar operasional prosedur (SOP) selama tujuh hari, terhitung sejak kejadian pada Minggu (13/9/2026).
“Upaya pencarian sudah dilakukan secara maksimal sesuai SOP Basarnas selama tujuh hari, terhitung mulai tanggal 13 sampai 19 September 2026. Namun, korban belum dapat ditemukan,” kata Iwan.
Pencarian Dibagi Empat Area
Pada hari ketujuh pencarian, Tim SAR Gabungan memulai operasi pada pukul 07.00 WIT dengan melakukan briefing dan membagi wilayah pencarian menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).
Pencarian dilakukan menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB), sea rider, rubber boat, dan longboat.
Tim menyisir sejumlah titik yang belum terjangkau dalam pencarian sebelumnya. Selain itu, petugas melakukan pemapelan serta berkoordinasi dengan nelayan dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
“Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan membagi area menjadi empat SRU sesuai dengan rencana operasi H.7,” ujar Iwan.
Setelah pencarian berlangsung hingga sore hari, pada pukul 18.05 WIT seluruh unsur SAR Gabungan kembali ke posko dengan hasil nihil.
Tim kemudian melaksanakan debriefing dan evaluasi bersama pihak keluarga korban.
Operasi Ditutup, Pemantauan Dilanjutkan
Berdasarkan hasil evaluasi, Kantor SAR Ternate menyimpulkan pencarian selama tujuh hari telah dilakukan secara maksimal, tetapi belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi SAR kemudian ditutup. Selanjutnya, pencarian memasuki tahap pemantauan.
“Operasi SAR ditutup dan korban dinyatakan hilang. Selanjutnya dilanjutkan dengan tahap pemantauan,” kata Iwan.
Meski operasi dihentikan, apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat dibuka kembali sesuai ketentuan yang berlaku.
Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Kronologi
Muhammad Affan dilaporkan hilang setelah sebuah perahu nelayan yang digunakan untuk memancing tenggelam di perairan depan Taman Tulang Ikan, Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.
Perahu tersebut membawa empat orang, terdiri dari satu orang dewasa dan tiga anak-anak.
Sebelumnya, KSOP Ternate bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor SAR Ternate untuk mendapatkan perbantuan pencarian.
Muhammad Affan tercatat sebagai warga RT 08/RW 04, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan. (*)
Sumber Berita: Wahana Malut






