DLH Bungkam soal Pembakaran Limbah B3 oleh PT IWIP, KATAM: Jangan Jadi “Londo Ireng”

Selasa, 1 September 2026 - 17:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBAKARAN - Direktur KATAM Maluku Utara Muhlis Ibrahim. Ia menyoroti kebakaran di kawasan PT IWIP dan mendesak penyelidikan terhadap penyebab serta potensi dampak lingkungan dari insiden tersebut, Senin (31/8/2026). (Dok: Istimewa)

KEBAKARAN - Direktur KATAM Maluku Utara Muhlis Ibrahim. Ia menyoroti kebakaran di kawasan PT IWIP dan mendesak penyelidikan terhadap penyebab serta potensi dampak lingkungan dari insiden tersebut, Senin (31/8/2026). (Dok: Istimewa)

WAHANAMALUT.COM, HALTENG – Pembakaran tumpukan ban bekas di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, menuai kecaman dari berbagai elemen masyarakat. Koordinator Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, mendesak pemerintah, terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), memberikan penjelasan resmi atas kejadian tersebut.

Muhlis menilai pembakaran ban bekas semestinya tidak terjadi karena ban bekas masuk dalam kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), terlebih jika dilakukan di ruang terbuka.

Menurut dia, persoalan tersebut perlu diseriusi pemerintah, khususnya DLH sebagai instansi yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup.

Informasi Wahana Malut
Baca Juga:  DPRD Halsel Desak DP3AKB Dampingi 2 Anak Korban Dugaan Pemerkosaan Ayah Tiri

“Pemerintah provinsi, terutama dinas terkait yaitu dinas lingkungan hidup (DLH) sudah harus membuat keterangan resmi terkait kejadian tersebut. DLH Provinsi jangan menjadi londo ireng PT IWIP,” kata Muhlis.

Ia mengatakan fakta pembakaran limbah beracun di ruang publik tidak dapat dimanipulasi. Menurut dia, sanksi yang tegas dan jelas telah diatur dalam regulasi, sedangkan yang belum terlihat hingga kini adalah sikap pemerintah.

Baca Juga:  BMKG Malut: Malam Ini hingga Dini Hari Cerah Berawan, Angin Berpotensi Menguat

Muhlis juga menyoroti dampak pembakaran ban bekas terhadap kesehatan dan lingkungan. Asap yang dihasilkan dari pembakaran ban mengandung berbagai zat berbahaya, termasuk dioksin, furan, polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH), serta sejumlah logam berat.

Zat-zat tersebut, kata Muhlis, berpotensi membahayakan kesehatan manusia sekaligus mencemari lingkungan apabila tidak ditangani dengan prosedur yang tepat.

Karena itu, ia mengatakan publik menunggu sikap tegas pemerintah terhadap kejadian tersebut.

“Atau memang pemerintah kita ini adalah benar-benar londo ireng PT IWIP.” (*)

Berita Terkait

Kapolda Malut Klaim Pelaku Pembakaran Ban Bukan Karyawan PT IWIP, KATAM: Perlu Diuji Secara Terbuka
CSR Harita Nickel dan Pemda Halsel Bahas Relokasi Diam-Diam, Warga Kawasi: Jangan Tipu-tipu Kami!
Ban Bekas Terbakar, KATAM Malut: Polisi Jangan Cuma Cari Pelaku, Usut Tanggung Jawab PT IWIP!
Sentil Klarifikasi soal Pembakaran Ban Bekas, KATAM Malut: PT IWIP Jangan Cari Kambing Hitam!
Kebakaran Ban Bekas Kilometer 12, PT IWIP: Ada OTK Sebelum Api Muncul
Desak Kebakaran di PT IWIP Diselidiki, KATAM Malut: Ini Kejahatan Lingkungan!
Laut Jadi Ruang Hidup, Warga Kawasi Tolak Lalu Lintas Tongkang Harita Nickel
KATAM Minta Transparansi Kerja Gakum PKH, Soroti Penertiban Kawasan Hutan di Malut

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:00 WIT

Kapolda Malut Klaim Pelaku Pembakaran Ban Bukan Karyawan PT IWIP, KATAM: Perlu Diuji Secara Terbuka

Jumat, 4 September 2026 - 16:40 WIT

CSR Harita Nickel dan Pemda Halsel Bahas Relokasi Diam-Diam, Warga Kawasi: Jangan Tipu-tipu Kami!

Kamis, 3 September 2026 - 18:12 WIT

Ban Bekas Terbakar, KATAM Malut: Polisi Jangan Cuma Cari Pelaku, Usut Tanggung Jawab PT IWIP!

Rabu, 2 September 2026 - 16:47 WIT

Sentil Klarifikasi soal Pembakaran Ban Bekas, KATAM Malut: PT IWIP Jangan Cari Kambing Hitam!

Rabu, 2 September 2026 - 13:37 WIT

Kebakaran Ban Bekas Kilometer 12, PT IWIP: Ada OTK Sebelum Api Muncul

Berita Terbaru

error: Content is protected !!