Kebakaran Ban Bekas Kilometer 12, PT IWIP: Ada OTK Sebelum Api Muncul

Rabu, 2 September 2026 - 13:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEBAKARAN - Kebakaran melanda area pengelolaan limbah ban bekas di kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (31/8/2026). Tujuh unit kendaraan pemadam dan sekitar 40 personel dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. (Dok: Warga).

KEBAKARAN - Kebakaran melanda area pengelolaan limbah ban bekas di kawasan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (31/8/2026). Tujuh unit kendaraan pemadam dan sekitar 40 personel dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api. (Dok: Warga).

WAHANAMALUT.COM, HALTENG – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyampaikan penjelasan terkait kebakaran yang terjadi di area penampungan ban bekas Kilometer 12 pada Senin (31/8/2026).

Dalam rilis yang disampaikan kepada media, PT IWIP menyebut Emergency Response Team (ERT) perusahaan masih melakukan penanganan lanjutan di lokasi kejadian.

Meski api utama telah berhasil dipadamkan, petugas masih melakukan pemadaman terhadap percikan api yang muncul di area tersebut.

Informasi Wahana Malut

Selain penanganan kebakaran, melalui Wedabay Medical Center, perusahaan juga menyalurkan berbagai obat-obatan, masker, dan tabung oksigen melalui puskesmas setempat.

Baca Juga:  Dialog KNPI Ternate Ulas Kekayaan Tambang Maluku Utara dan Rencana Pinjaman Rp1 Triliun

PT IWIP memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Terkait penyebab kebakaran, PT IWIP menyatakan berdasarkan fakta dan data yang dimiliki perusahaan, kejadian tersebut bersifat insidental dan tidak terdapat unsur kesengajaan dari pihak perusahaan.

PT IWIP juga menjelaskan, tumpukan ban bekas yang berada di lokasi tersebut bukan merupakan limbah yang akan dimusnahkan.

Menurut perusahaan, ban bekas tersebut direncanakan untuk diolah kembali sehingga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang relevan.

Sementara itu, terkait perkembangan investigasi, penelusuran awal perusahaan menemukan adanya beberapa orang yang tidak dikenal berada di area penampungan sebelum kebakaran terjadi.

Baca Juga:  KATAM Minta Transparansi Kerja Gakum PKH, Soroti Penertiban Kawasan Hutan di Malut

Petugas keamanan perusahaan kemudian mengarahkan orang-orang tersebut untuk meninggalkan lokasi.

“Tidak lama setelah itu, api mulai terlihat muncul di area tersebut,” demikian disampaikan PT IWIP dalam rilisnya, Rabu (2/9/2026).

Perusahaan menyatakan masih mendalami kronologi dan bukti-bukti terkait kejadian tersebut secara menyeluruh bersama pihak berwenang, termasuk kepolisian, untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran.

PT IWIP menegaskan, proses investigasi masih berlangsung untuk memperoleh gambaran utuh mengenai penyebab kebakaran di area penampungan ban bekas Kilometer 12. (*)

Sumber Berita: Wahana Malut

Berita Terkait

Kapolda Malut Klaim Pelaku Pembakaran Ban Bukan Karyawan PT IWIP, KATAM: Perlu Diuji Secara Terbuka
CSR Harita Nickel dan Pemda Halsel Bahas Relokasi Diam-Diam, Warga Kawasi: Jangan Tipu-tipu Kami!
Ban Bekas Terbakar, KATAM Malut: Polisi Jangan Cuma Cari Pelaku, Usut Tanggung Jawab PT IWIP!
Sentil Klarifikasi soal Pembakaran Ban Bekas, KATAM Malut: PT IWIP Jangan Cari Kambing Hitam!
DLH Bungkam soal Pembakaran Limbah B3 oleh PT IWIP, KATAM: Jangan Jadi “Londo Ireng”
Desak Kebakaran di PT IWIP Diselidiki, KATAM Malut: Ini Kejahatan Lingkungan!
Laut Jadi Ruang Hidup, Warga Kawasi Tolak Lalu Lintas Tongkang Harita Nickel
KATAM Minta Transparansi Kerja Gakum PKH, Soroti Penertiban Kawasan Hutan di Malut

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:00 WIT

Kapolda Malut Klaim Pelaku Pembakaran Ban Bukan Karyawan PT IWIP, KATAM: Perlu Diuji Secara Terbuka

Jumat, 4 September 2026 - 16:40 WIT

CSR Harita Nickel dan Pemda Halsel Bahas Relokasi Diam-Diam, Warga Kawasi: Jangan Tipu-tipu Kami!

Kamis, 3 September 2026 - 18:12 WIT

Ban Bekas Terbakar, KATAM Malut: Polisi Jangan Cuma Cari Pelaku, Usut Tanggung Jawab PT IWIP!

Rabu, 2 September 2026 - 16:47 WIT

Sentil Klarifikasi soal Pembakaran Ban Bekas, KATAM Malut: PT IWIP Jangan Cari Kambing Hitam!

Rabu, 2 September 2026 - 13:37 WIT

Kebakaran Ban Bekas Kilometer 12, PT IWIP: Ada OTK Sebelum Api Muncul

Berita Terbaru

error: Content is protected !!